Pengaruh Jenis Antikoagulan dan Waktu Simpan Darah Terhadap Nilai Indeks Eritrosit
Studi Kuasi-Eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap pada Sampel Darah Normal
DOI:
https://doi.org/10.36568/anakes.v14i1.166Keywords:
Antikoagulan, K₂EDTA, K₃EDTA, Waktu Simpan Darah, Indeks EritrositAbstract
Indeks eritrosit, meliputi mean corpuscular volume (MCV), mean corpuscular hemoglobin (MCH), dan mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC), berperan penting dalam penentuan jenis anemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis antikoagulan (K₂EDTA dan K₃EDTA) serta lama penyimpanan darah (0, 3, dan 6 jam pada suhu ruang 20–25 °C) terhadap nilai indeks eritrosit. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan rancangan acak lengkap pada sampel darah normal, diperiksa menggunakan Hematology Analyzer Medonic M-32. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada MCV (p = 0,001) dan MCHC (p = 0,044) antara K₂EDTA dan K₃EDTA, sedangkan MCH tidak berbeda signifikan (p = 0,505). Penyimpanan darah hingga 6 jam menurunkan stabilitas MCV dan MCHC akibat peningkatan hemolisis. Disimpulkan bahwa jenis antikoagulan dan lama penyimpanan darah memengaruhi hasil indeks eritrosit.
Kata kunci: Antikoagulan; K₂EDTA; K₃EDTA; Indeks eritrosit








