Hubungan Kadar Kolesterol Total dengan Tekanan Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi

Authors

  • Arina Uzma Bidari Poltekkes Kemenkes Bandung

DOI:

https://doi.org/10.36568/anakes.v14i1.132

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar Kolesterol Total, Tekanan Darah, Hipertensi

Abstract

Salah satu contoh Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penyakit DM dan hipertensi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Jika kadar kolesterol tinggi maka akan menyebabkan terjadinya aterosklerosis dan berdampak pada peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol total dengan tekanan darah  pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Responden berjumlah 30 orang penderita diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Cimahi Utara yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jenis pengumpulan data primer yakni berdasarkan hasil pemeriksaan kadar kolesterol total menggunakan alat Microlab dan data sekunder tekanan darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi. Dari 30 responden didapatkan hasil rata-rata kadar kolesterol total pada pre-hipertensi, 201 (155-277) mg/dL, pada hipertensi tahap I, 230 (173-284) mg/dL, dan pada hipertensi tahap II, 261 (161-292) mg/dL. Kemudian data diuji menggunakan korelasi Spearman’s rho dan didapatkan nilai correlation coefficient antara kadar kolesterol total dengan sistol yaitu 0,749 dan nilai correlation coefficient antara kadar kolesterol total dengan diastol yaitu 0,609. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kadar kolesterol total berhubungan secara positif pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan hipertensi dengan derajat korelasi kuat.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Uzma Bidari, A. (2025). Hubungan Kadar Kolesterol Total dengan Tekanan Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi. Jurnal Analis Kesehatan Sains, 14(2). https://doi.org/10.36568/anakes.v14i1.132